Selasa, 22 September 2009

Kanjeng Ibu Nyi Roro Kidul

Kanjeng Ibu Ratu Pantai Selatan.
Kanjeng Ibu bernama Roro Lara Kadhita K. (belakangnya sengaja kami rahasiakan karena tidak diijinkan untuk diketahui oleh umum), dimana Lara berarti sabar dan Kadhita berarti Pintar.
Kanjeng Ibunda adalah seorang Ratu , yang mana sebutan Ratu dipakai bila seseorang telah menikah , dan suami Kanjeng Ibunda adalah seorang Sunan yang kami panggil dengan sebutan Rama Sunan, Jadi bukan seperti yang beredar bahwa Kanjeng Ratu Kidul mempunya banyak suami, itu sangat salah, Kanjeng Ibunda Ratu hanya mempunyai seorang suami..

Ilmu kadigdayaan Kanjeng Ibu amat sangat tinggi, senjata yang sering dibawa adalah sebuah cambuk, tusuk konde di kepala juga merupakan senjata beliau dalam keadaan genting. Keseharian beliau hanya diisi dengan tirakat dan melayani suami.

Kanjeng Ibunda Ratu sangat jarang duduk di singgasananya Pendopo Utama (terdapat 3 pendopo utama) kecuali bila waktunya mendengarkan laporan dari bawahannya, atau dalam keadaaan genting mengatur perang atau menerima tamu, (jadi tidak betul bila ada manusia terseret ombak akibat diambil Ratu kidul, yang benar adalah laut segoro kidul akan memuntahkan kembali setiap jasad manusia atau hewan ke pantai karena Segoro Kidul tidak menyukai hal-hal yang kotor), untuk urusan kerajaan dipasrahkan ke kabinetnya. Jadi adalah suatu kebohongan jika ada yang melihat Kanjeng Ibu sedang duduk disinggasananya, bisa dilihat pada lukisan karya Basuki Abdulah .

Lokasi Kerajaan Laut Segoro Kidul tepatnya ada disekitar perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Kerajaan Kanjeng Ibunda Ratu mempunyai 7 pintu gerbang yang masing-masing dijaga oleh penjaga dengan tingkat kesaktian semakin kedalam maka semakin tinggi dan sakti, sebenarnya masih ada satu pintu lagi yaitu pintu ke 8 yang letaknya paling dalam, pintu kedelapan ini tidak dijaga karena bukan merupakan pintu gerbang tetapi berupa pintu bertirai.
Mohon maaf nama-nama dan gambaran dari para penjaganya kami rahasiakan demi keamanan Kerajaan Pantai Selatan, tapi salah satu dari penjaganya adalah Sekar Langit kembaran yang berasal dari jin pendamping Putri Rara Sekar Melati yang selalu mendampingi Kanjeng Ibunda Ratu pergi kemanapun.

Selain Pendopo Utama tempat Kanjeng Ibunda Ratu mendengarkan keluhan, laporan dan masalah-masalah yang terjadi baik di lingkungan Segoro Kidul atau diatas segoro Kidul, Istana Kanjeng Ibunda Ratu mempunyai ruang pertemuan khusus untuk tamu dan disambung ruang perjamuan yang berupa meja panjang kayu polos dengan ukiran naga. Keraton, bunga dan tumbuhan di pinggirnya, lantainya pualam kaca sebening dan sebiru air laut, aroma bunga melati menyebar mengharumkan setiap ruangan yang ada, taman-taman dengan berbagai bunga-bunga yang tertata rapi serta gemericik air bening di setiap kolam .

Di setiap pojok ruangan ada obor dengan api abadi yang selalu menyala dan menerangi seluruh ruangan.

Atapnya yang diatas ada ukiran naga sangat besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar